Here we go.

My Photo
A SIMPLE GIRL/DAUGHTER/SISTER/LOVER/FRIEND/EAT/POEMS/MUSIC/MOVIES/MAGAZINES. DREAM BIG? TO PUBLISH THESE POEMS OF MINE IN A BOOK SOON. ALL POEMS WERE ORIGINALLY WRITTEN BY ME. I'M GLAD TO SHARE IT. SO, HAVE FUN AND ENJOY READING IT!

May 7, 2015

Sumpah Bahagia


Aku sayang kamu gila-gila
Kamu tahu tidak
First time kita kenal
Annoyed gila dengan kamu
But now, sayang gila-gila dengan kamu
Kelakar bila kita teringat balik
Tetapi memang betul
Kalau tiada jodoh
Memang tiada jodoh
Kalau ada jodoh
Adalah caranya untuk diketemukan

Bahagia sangat dengan kamu
Sumpah bahagia
Terima kasih, kamu.
Ya, kamu. 

Just him, 2015

Can't Afford


Can't afford to hear those shits
When people say they saw her grabbing you with her tits

Can't afford to face the despair 
Despair in not loving you no more in which I truly care

Can't afford to digest any of these shits
Shits after shits tearing me apart
From pieces to bits

Can't afford to see you happily with her
And I know by the end of the day 'us' will be over

Just I can't afford anymore to know 
And to hear from the rest
I should just get rid of you
And that will be the best

The best for me so that I can make myself
Be fucking free.


Fuck you dickhead. Another random. 2014

Rapuh


Hati aku rapuh aku tahu
Rapuh sangat sehingga aku tidak sedar akan kerapuhan itu
Rapuh sangat sehingga aku mudah pindah
Pindah perasaan dari yang tidak indah kepada yang indah
Yang indah kepada yang tidak indah
Pelik tapi benar, 
Hati aku memang rapuh
Umpama belukar 
Dibeleknya akan jumpa debunga berbunga
Dibeleknya lagi akan kau jumpa serangga berbisa
Hati itu kejap ya kejap tidak
Kejap mahu dan kejap tidak mahu
Sungguh aku tidak menipu dan tidak pernah berniat untuk menipu
Aku sendiri tidak mengerti 
Mengapa hatiku rapuh sebegini 
Rapuh sangat terkadang menghantui 
Dan terkadang memakan diri.

Tetapi tolong maafkan hati ini
Rapuh sangat aku sendiri tidak mampu
Sungguh sendu sungguh perit tak terperi.



Random. February 2015. 

Jan 12, 2015

No more


She gives you everything, you know
She never sleeps
She never eats
She never bothers about others

Pity her
Cause she seems lifeless
Pity her
She wasted her time on you
Pity her
She thought you could be that trustful

Pity her?!
You never pity her
And that's for sure. 

But now, no more.
From what I can see,
Oh yes, no more. 


Witnessed an experience. Which we can also learned from others' experience. 

Lumrah


Kepala-kepala penat
Sambil tekup mulut menahan nguap
Menyandar di tingkap-tingkap KTM
Mata-mata penat berkelip-kelip
Sambil pandang kiri-kanan
Ketika memandu
Kenapa?

Sekarang, 630 am
Harus bergerak
Nanti lewat, nanti lambat
Nanti sesak, nanti semak
Payah sangat.

Tapi itu lumrah.

Tak bekerja tak dapat nak membeli
Tak bekerja tak dapat nak bayar kereta
Tak bekerja tak dapat nak bayar rumah
Tak bekerja tak boleh kemana-mana

Jadi,
Kelatkan hati, purakan muka. 

Lumrah tetap lumrah
Takkan berubah
Sabar sajalah. 


645am. On the way ke office. Serious mengantuk. 

Tahun Baru, 2015


Tahun Baru.
Aku tahu
Tapi
Tidak rasa macam tahun baru 
Untuk tahun ini.
Tak tahu kenapa
Memang tak terasa langsung
Rasa gembira, rasa sedih
Entahlah
Rasa kosong pun ada.

Mungkin 
Banyak silap sana sini
Yang kita tak pasti
Yang kita tak nampak
Apa-apa pun
Muhasabahlah diri

Oh ya, Selamat Tahun Baru!


December 31 2014. 1145pm. 15 minutes to midnight. 

Oct 14, 2014

Sedih


Makanan yang terhidang 
Jumlahnya padat
Hingga hati ini sendat
Memikirkan ada lagi tak yang tidak dapat makan di luar sana?
Entah apa yang mereka jamahkan untuk berbuka?
Cukup ke tidak semuanya?
Aku? Menghadap sebaris makanan ini sekali lagi
Terasa tidak lapar menerpa diri 
Bagaimana mereka yang di sana?
Sudah berbuka puasa ke belum?
Atau masih berpuasa dan bepuasa?
Hanya berbuka bertemankan angin dan nafas sahaja?
Kasihan, tapi tidak mengapa. 
Setiap yang terjadi pasti ada hikmahnya.
Yang mampu utnuk mengingati yang tidak mampu
Dan yang tidak mampu untuk mengingati setiap nafas yang pasti akan dibantu.

Berdoa semoga semua baik-baik sahaja, bulan puasa 2014.